Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Aji Mirni Mawarni Dorong Perusahaan Biayai Pendidikan Anak Lewat CSR

Anggota DPD RI Aji Mirni Mawarni. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Aji Mirni Mawarni Dorong Perusahaan Biayai Pendidikan Anak Lewat CSR

    PusaranMedia.com

    Anggota DPD RI Aji Mirni Mawarni. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

    Aji Mirni Mawarni Dorong Perusahaan Biayai Pendidikan Anak Lewat CSR

    Anggota DPD RI Aji Mirni Mawarni. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

    Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin 

    SAMARINDA - Anggota DPD RI Dapil Kaltim, Aji Mirni Mawarni menilai pemerintah perlu menggandeng perusahaan untuk membantu pembiayaan pendidikan anak-anak melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

    Menurutnya, program beasiswa yang ada saat ini memang sudah berjalan, tapi belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh anak yang membutuhkan bantuan pendidikan.

    “Beasiswa memang ada, tapi belum cukup. Karena itu perlu ditambah melalui keterlibatan perusahaan lewat dana CSR,” katanya.

    Ia menilai langkah tersebut sangat penting terutama bagi anak-anak yang tinggal di daerah pelosok di Kaltim.

    Hingga kini, masih banyak anak di wilayah pelosok membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

    Selain persoalan biaya, ia juga menyoroti masih rendahnya pola pikir atau mindset sebagian anak di daerah terkait pentingnya pendidikan, sehingga perlu dorongan kuat dari pemerintah daerah agar pendidikan menjadi prioritas bagi generasi muda.

    Ia menilai keterlibatan perusahaan tidak harus dalam jumlah besar. Cukup dengan membiayai satu hingga dua orang anak setiap tahunnya, dampaknya sudah bisa dirasakan oleh masyarakat.

    “Kalau satu perusahaan membiayai satu atau dua anak saja setiap tahun, itu sudah sangat membantu,” ungkapnya.

    Aji Mirni juga mendorong pemerintah daerah untuk membuat kebijakan yang mengarahkan perusahaan agar menyalurkan sebagian dana CSR mereka untuk sektor pendidikan.

    Menurutnya, jika setiap perusahaan di Kaltim secara rutin mengalokasikan CSR untuk pendidikan anak-anak, maka dalam jangka panjang akan membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

    Ia menegaskan bahwa hasil dari investasi pendidikan memang tidak bisa dirasakan secara instan, namun langkah tersebut harus mulai dilakukan sejak sekarang.

    “Pendidikan memang hasilnya tidak langsung terlihat, tapi kalau tidak dimulai sekarang, kita akan terus tertinggal,” pungkasnya.