Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA – Dinas Kesehatan Kota Samarinda mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memastikan bayi dan balita mendapatkan vaksin campak sesuai jadwal. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan menyusul adanya peningkatan laporan kasus suspek campak di sejumlah daerah di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismid Kusasih, mengatakan hingga saat ini kondisi di Samarinda masih relatif aman.
Menurut Ismid, salah satu alasan kuat yang membuat Samarinda relatif terlindungi adalah capaian imunisasi campak yang cukup tinggi. Kondisi tersebut membentuk kekebalan komunal atau herd immunity di masyarakat.
“Campak ini sebenarnya bisa dilindungi dengan vaksin. Di Samarinda capaian imunisasinya bagus, jadi sudah terbentuk kekebalan komunal,” jelas Ismid.
Menurutnya, kondisi tersebut mirip dengan konsep kekebalan masyarakat yang pernah diterapkan saat pandemi COVID-19, di mana semakin banyak orang divaksin maka penyebaran penyakit dapat ditekan.
Namun demikian, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan. Dinas Kesehatan Samarinda telah menerbitkan surat edaran Nomor 400.7.7.1/2074/100.01 tentang peningkatan kewaspadaan dini terhadap penyakit menular yang telah disebarkan ke fasilitas kesehatan dan rumah sakit.
“Edaran sudah kami tanda tangani dan dibagikan ke fasilitas kesehatan serta rumah sakit. Kalau ada peningkatan kasus, tentu kita langsung berkomunikasi dan mengambil langkah,” katanya.
Ismid menegaskan, kelompok yang paling rentan terhadap campak adalah bayi dan balita. Karena itu, vaksinasi menjadi langkah perlindungan paling penting yang harus dilakukan orang tua. Imunisasi campak diberikan pada usia 9-18 bulan sebagai bagian dari imunisasi dasar. Bagi anak yang belum lengkap imunisasinya hingga usia 7 tahun dapat mengikuti imunisasi kejar campak di fasilitas kesehatan masing-masing.
Saat ini, Dinas Kesehatan masih memantau perkembangan kasus secara intensif. Langkah yang dilakukan lebih bersifat promotif dan preventif untuk memastikan potensi penyebaran penyakit dapat dicegah sejak dini.
“Jadi kalau sudah waktunya vaksin campak, segera lakukan,” tegasnya.

