Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Buniyamin
BONTANG - Suasana berbeda terlihat saat Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Wakil Wali Kota Agus Haris turun langsung ke pasar dalam inspeksi mendadak (sidak), Selasa (17/3/2026). Tidak sekadar memantau harga, keduanya memilih berdialog santai dengan para pedagang, menyerap langsung kondisi di lapangan menjelang Idulfitri.
Sidak dilakukan di Pasar Taman Telihan, Bontang Barat, dan Pasar Taman Citra Loktuan, Bontang Utara. Sementara Pasar Tamrin, Bontang Selatan, telah lebih dulu dikunjungi pada pekan sebelumnya.
Di sela peninjauan, Neni dan Agus Haris tampak aktif bertanya kepada pedagang terkait harga, pasokan, hingga daya beli masyarakat. Interaksi tersebut memberi gambaran nyata bahwa meski ada kenaikan pada beberapa komoditas, kondisi pasar masih tergolong terkendali.
Sejumlah harga kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih berada dalam kisaran stabil. Kenaikan yang terjadi dinilai tidak terlalu signifikan dan masih bisa dijangkau masyarakat.
“Masalah harga ada kenaikan tapi tidak signifikan,” kata Neni usai sidak.
Menurutnya, kestabilan ini tidak lepas dari kelancaran distribusi serta ketersediaan stok yang mencukupi di pasaran. Pemerintah juga terus memperkuat intervensi melalui program Gerakan Pangan Murah, yang menawarkan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Pemkot Bontang pun memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri. Tujuannya, menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah praktik penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat.
Dengan kondisi yang relatif aman ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani Ramadan dan menyambut Lebaran dengan lebih tenang, tanpa kekhawatiran berlebih terhadap harga kebutuhan pokok.

