Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

75 Rumah Hangus Terbakar di Batu Ampar, 100 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Cuplikan layar kebakaran rumah di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Tim kebakaran)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    75 Rumah Hangus Terbakar di Batu Ampar, 100 KK Kehilangan Tempat Tinggal

    PusaranMedia.com

    Cuplikan layar kebakaran rumah di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Tim kebakaran)

    75 Rumah Hangus Terbakar di Batu Ampar, 100 KK Kehilangan Tempat Tinggal

    Cuplikan layar kebakaran rumah di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Tim kebakaran)

    Reporter Siswandi Editor Buniyamin 

    SANGATTA – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kutai Timur (Kutim), Kamis (26/3/2026).

    Sedikitnya 75 rumah warga dilaporkan hangus dan menyebabkan sekitar 100 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.15 WITA itu bermula dari salah satu rumah di RT 03. 

    Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutim, Failu menyebut api diduga berasal dari rumah milik seorang warga bernama Heri.

    “Berdasarkan keterangan saksi, sumber api berasal dari rumah lantai dua di RT 03,” ujarnya.

    Kobaran api sulit dikendalikan karena kondisi permukiman yang padat, serta sebagian besar bangunan berbahan kayu. 

    Selain itu, angin kencang turut mempercepat penyebaran api ke rumah-rumah lain di RT 09 dan RT 10.

    Upaya pemadaman melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Batu Ampar. 

    Warga setempat juga turut membantu dengan peralatan seadanya.

    Petugas bahkan menggunakan satu unit excavator untuk membuat sekat guna mencegah api meluas ke area lain.

    Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.30 WITA.

    Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tapi kerugian materiil ditaksir mencapai Rp25 miliar.