Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) terpilih harus memiliki integritas tinggi serta berani mengingatkan bahkan menegur pimpinan jika terdapat kebijakan yang dinilai kurang tepat.
Penegasan tersebut disampaikan usai mengumumkan bahwa Neneng Chamelia Shanti terpilih sebagai Sekda definitif. Andi Harun menyebut proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta yang menitikberatkan pada penilaian kinerja secara objektif.
“Manajemen talenta ini membuat campur tangan kepala daerah semakin tipis, karena penilaiannya full objektif berdasarkan kinerja PNS,” kata Andi Harun.
Ke depan sistem tersebut akan diterapkan secara konsisten, tidak hanya untuk jabatan Sekda, tetapi juga seluruh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), termasuk kepala dinas. Langkah ini diharapkan menciptakan kompetisi yang sehat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus meminimalkan potensi politisasi jabatan.
Ia menilai, penerapan sistem ini juga menjadi bentuk pembenahan terhadap praktik birokrasi yang selama ini rentan terhadap intervensi subjektif, bahkan dalam beberapa kasus berujung pada persoalan hukum.
“Kita ingin mempersempit ruang subjektivitas. Sistem ini juga menjadi alat kontrol agar kepala daerah tidak terjebak dalam keputusan yang tidak objektif,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menekankan peran strategis Sekda sebagai penghubung antara pimpinan daerah dengan jajaran perangkat daerah. Dalam menjalankan tugasnya, Sekda dituntut tidak hanya loyal, tetapi juga kritis dan berani menyampaikan koreksi.
“Wali kota dan wakil wali kota tidak selalu benar. Sekda harus bisa mengingatkan, bahkan mengatakan ‘pak ini salah, ini yang harus kita lakukan’,” bebernya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus mengedepankan manfaat bagi masyarakat serta tetap mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Andi Harun menilai tantangan ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya tingkat kritis masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang solid di seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari kepala daerah hingga perangkat teknis di lapangan.
Dengan penekanan pada profesionalisme dan keberanian bersikap, ia berharap kepemimpinan Sekda yang baru mampu memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Samarinda.
Hari ini, Sekda definitif, Neneng Chamelia Shanti dijadwalkan dilantik di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda pada sore hari.
“Setiap tindakan pemerintah harus mencerminkan kemanfaatan, tapi juga harus patuh terhadap aturan,” pungkasnya. (Adv)

