Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Pusamania Ajak Suporter Persija dan Persib Jaga Kondusivitas di Samarinda

Ketua Pusamania, Adhu. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Pusamania Ajak Suporter Persija dan Persib Jaga Kondusivitas di Samarinda

    PusaranMedia.com

    Ketua Pusamania, Adhu. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

    Pusamania Ajak Suporter Persija dan Persib Jaga Kondusivitas di Samarinda

    Ketua Pusamania, Adhu. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin

    SAMARINDA — Ketua Pusamania, Adhu mengajak seluruh suporter, khususnya Bobotoh dan Jakmania menjaga suasana tetap aman dan kondusif selama berada di Samarinda nenjelang duel Persija-Persib di Stadion Segiri pada 10 Mei 2026 atau Minggu besok.

    Menurutnya, Pusamania memilih berada di posisi netral dan menyambut hangat kedatangan kedua kelompok suporter, baik Jakmania maupun Bobotoh. “Pusamania itu menerima, keduanya berteman. Antara Jakmania, Bobotoh kami berteman semua lah,” ujar Adhu.

    Ia menegaskan, dalam pertandingan tersebut Persija bertindak sebagai pihak penyelenggara, sehingga seluruh pihak diminta menghormati setiap keputusan yang telah ditetapkan panitia pelaksana.

    “Otomatis yang tuan rumah Persija. Jadi apapun yang menjadi keputusan dari Persija, itu harus kita patuhi bersama,” katanya.

    Adhu menyebut sejak awal Pusamania selalu menganggap Samarinda sebagai “surganya suporter” yang terbuka bagi seluruh pendukung klub sepak bola di Indonesia.

    Bahkan, dirinya mengaku telah menerima kunjungan dari sejumlah anggota Jakmania maupun Bobotoh menjelang laga berlangsung.

    Ia berharap pertandingan dapat menjadi momentum persaudaraan antarsuporter. “Saya dengar mereka cuma buka tiket 7.500 dan itu pasti full untuk mereka. Pusamania juga kini lagi fokus mengawal Borneo FC Samarinda,” ujarnya.

    Ia juga mengimbau seluruh anggota Pusamania agar tidak memihak salah satu kubu demi menjaga hubungan baik dengan kedua kelompok suporter.

    “Kalau secara organisasi saya tidak memperbolehkan harus netral. Karena kita harus menghargai kedua-duanya. Jakarta teman, Bandung teman,” katanya.

    Sementara itu, pertandingan diprediksi berlangsung sengit mengingat tingginya fanatisme suporter. Untuk mengantisipasi potensi kerawanan, pihak kepolisian telah menyiapkan pengamanan ketat.

    Polresta Samarinda disebut telah melakukan koordinasi dengan melibatkan sekitar 620 personel gabungan guna memastikan laga berjalan aman dan lancar pada esok hari.