Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mencanangkan Program Desa Cantik (Cinta Statistik) 2026 di BPU Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu.
Program tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi desa-desa lain untuk memperkuat tata kelola data dalam mendukung pembangunan desa yang lebih terarah dan berkualitas.
Kegiatan pencanangan dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji dan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri bersama jajaran pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Seno menegaskan pentingnya data statistik yang valid sebagai dasar perencanaan pembangunan desa. Sebab, program Desa Cantik dapat menjadi pemicu bagi desa-desa lain di Kaltim untuk semakin sadar terhadap pentingnya pengelolaan data.
“Harapan kami, pencanangan Desa Cantik ini bisa menjadi trigger bagi desa-desa yang lain, terutama dalam rangka perencanaan desa yang baik karena dengan data yang valid dan benar, perencanaan desa ini juga akan mengarah ke desa mandiri dan desa yang berkualitas,” ujarnya.
Ia berharap tiga desa dari Kalimantan Timur yang dikirim mengikuti penilaian tingkat nasional mampu meraih prestasi terbaik dan menjadi contoh bagi ratusan desa lainnya di daerah ini.
“Kita berharap tiga desa yang dikirim ke tingkat nasional itu menjadi salah satu nantinya juara di tingkat nasional dan akan menjadi contoh bagi desa-desa di Kalimantan Timur, 841 desa yang ada,” katanya.
Aulia Rahman Basri menyampaikan prestasi Kukar dalam program Desa Cantik terus mengalami peningkatan. Pada 2024, Kukar hanya meraih juara tingkat provinsi, sedangkan pada 2025 salah satu desa dari Kukar berhasil masuk peringkat enam nasional melalui Desa Batuah.
“Pada 2024 lalu, kita cuma juara di tingkat provinsi. Di 2025, kita sudah bisa juara di tingkat nasional, juara ke-6 Desa Batuah. Nah kita berharap di lomba kali ini bisa lebih tinggi lagi, masuk tiga besar bahkan menjadi juara satu tingkat nasional,” katanya optimistis.
Menurut Aulia, penguatan data desa juga sejalan dengan visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik, termasuk program penguatan data hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).
“Ini merupakan salah satu upaya bagaimana Kukar Idaman Terbaik bisa landing dengan baik di masing-masing desa, bahkan di RT. Program RT Ku Terbaik juga akan diperkuat di sektor data. Data-data di Desa Cantik nanti akan terkoneksi sampai tingkat RT,” tutupnya.

