Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin
SANGATTA — Ratusan warga Kutai Timur (Kutim) menghadiri nonton bareng dan diskusi film dokumenter “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” yang digelar di Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara, Sabtu (16/5/2026) malam.
Semangatnya masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.
Kendaraan roda dua maupun roda empat memenuhi kawasan sekitar lokasi pemutaran film.
Sejumlah penonton bahkan tampak berdiri selama pemutaran berlangsung karena keterbatasan tempat.
Film dokumenter investigatif tersebut mengangkat persoalan masyarakat adat di Papua Selatan yang menghadapi ancaman eksploitasi lahan dan krisis ekologis di tengah pengelolaan sumber daya alam.
Pemutaran film berlangsung disertai diskusi yang diikuti berbagai kalangan masyarakat di Kutim.
Kegiatan itu juga diwarnai penggalangan donasi untuk pengungsi Papua.
Film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita merupakan hasil kolaborasi Jubi Media, Watchdoc, Greenpeace Indonesia, Koperasi Ekspedisi Indonesia Baru, dan Pusaka Bentala Rakyat.
Film tersebut disutradarai Dandhy Laksono bersama Cypri Dale dan diketahui tayang perdana di Auckland, Selandia Baru pada 7 Maret 2026.
Diskusi dalam kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Biro Kaltim Post Kutim Edwin Agustyan dan Erwin F Syuhada sebagai narasumber dengan Rahma Putri W bertindak sebagai moderator.
Acara berlangsung di halaman Kantor Biro Kaltim Post Kutai Timur, Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara.

