Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA — Lolosnya Borneo FC mewakili Indonesia di kompetisi Asia membuat kesiapan Stadion Segiri kembali menjadi sorotan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pun berharap dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mempercepat pembenahan fasilitas stadion agar layak digunakan pada ajang internasional.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan, Pemkot tetap akan melakukan perbaikan sesuai kemampuan anggaran yang dimiliki saat ini. Namun, keterbatasan fiskal akibat kebijakan efisiensi membuat pembenahan stadion belum bisa dilakukan secara maksimal.
“Ya, kita akan berusaha memperbaiki sesuai kemampuan yang kita miliki. Kami juga berharap pemerintah provinsi bisa ikut serta karena Borneo FC bukan hanya kebanggaan Samarinda, tapi kebanggaan Kalimantan Timur,” kata Andi Harun.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah kota dan provinsi akan mempercepat pemenuhan fasilitas Stadion Segiri agar sesuai standar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
“Kalau kita bersinergi antara kota dan provinsi dalam melengkapi seluruh fasilitas di Stadion Segiri, tentu akan jauh lebih cepat,” katanya.
Meski telah dilakukan renovasi besar-besaran pad tahun sebelumnya oleh pemerintah pusat, stadion tersebut masih terdapat sejumlah fasilitas stadion yang membutuhkan rehabilitasi dan peningkatan. Di antaranya mulai dari sistem pencahayaan, kualitas rumput lapangan, hingga fasilitas penunjang lainnya.
Andi Harun menegaskan, Pemkot Samarinda tetap berkomitmen melakukan pembenahan meski kemampuan anggaran terbatas.
“Kalau kondisi kita tidak dalam masa efisiensi seperti sekarang, mungkin Pemkot sendiri sudah cukup kuat untuk itu. Tapi seberapa pun yang bisa kita lakukan, tetap akan kita lakukan,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Stadion Segiri menjadi markas utama Borneo FC. Sejumlah fasilitas stadion kini didorong untuk memenuhi regulasi AFC agar Pesut Etam dapat tetap bermain di kandang sendiri saat tampil di kompetisi Asia.
Beberapa fasilitas yang masih perlu ditingkatkan meliputi standar lampu stadion, kualitas rumput lapangan, hingga penyempurnaan ruang ganti pemain dan toilet stadion.

