Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Dinas Perikanan PPU Dorong Warga Sebakung Jaya Olah Hasil Panen Ikan Patin Jadi Produk Makanan Kemasan

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Dinas Perikanan PPU Dorong Warga Sebakung Jaya Olah Hasil Panen Ikan Patin Jadi Produk Makanan Kemasan

    PusaranMedia.com

    Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

    Dinas Perikanan PPU Dorong Warga Sebakung Jaya Olah Hasil Panen Ikan Patin Jadi Produk Makanan Kemasan

    Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

    Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

    PENAJAM - Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ditetapkan sebagai kampung budidaya air tawar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2023. 

    Desa Sebakung Jaya ditetapkan sebagai kampung budidaya air tawar lantaran hampir setiap kepala keluarga di desa setempat memiliki kolam ikan di sekitar rumahnya. 

    Dinas Perikanan PPU memfokuskan kampung budidaya ikan air tawar di Desa Sebakung Jaya untuk pengembangan budidaya ikan patin. 

    Selain meningkatkan hasil panen, Dinas Perikanan PPU juga terus mendorong ikan hasil budidaya di Desa Sebakung Jaya dijadikan produk olahan rumah tangga agar memberikan nilai tambah bagi pembudidaya. 

    “Desa Sebakung Jaya dijadikan pusat budidaya ikan patin. Warga setempat juga terus didorong agar menciptakan produk olahan dari ikan patin,” kata Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, Sabtu (23/5/2026). 

    Ia mengungkapkan, Dinas Perikanan juga telah memberikan pelatihan kepada warga Desa Sebakung Jaya terkait dengan pengolahan produk makanan berbahan dasar ikan patin. 

    Selain pelatihan pengolahan, para warga juga diberi pemahaman terkait dengan pengemasan produk olahan rumah tangga agar dapat menembus toko modern. 

    “Warga Desa Sebakung Jaya sudah diberi pelatihan pengolahan ikan patin seperti abon dan pengembangan produk lainnya,” ujarnya. 

    Andi Traso menekankan, pemerintah daerah terus mendorong agar ikan patin hasil budidaya dijadikan produk olahan rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. 

    “Kami menginginkan hasil panen di kampung budidaya ikan air tawar tidak semua dijual dalam bentuk bahan baku, tetapi hasil budidaya ikan ini diolah menjadi produk makanan kemasan supaya ada nilai tambah,” pungkasnya.