Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Pemprov Kaltim telah mencairkan bantuan beasiswa Gratispol bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di Kaltim. Hingga tahap III, total anggaran yang disalurkan telah mencapai Rp288,5 miliar untuk 63.603 mahasiswa.
Program bantuan pendidikan tersebut menjangkau mahasiswa di tujuh perguruan tinggi negeri dan 45 perguruan tinggi swasta di Kaltim.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, mengatakan bantuan pendidikan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi yang lebih terjangkau.
“Program ini diharapkan mampu membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan serta meningkatkan kualitas SDM di Kaltim,” katanya.
Selain bantuan reguler, Pemprov Kaltim juga menyalurkan bantuan untuk program kerja sama tahap I dan II. Bantuan pendidikan perguruan tinggi turut dialokasikan untuk program khusus dokter spesialis dan tenaga kependidikan.
Lebih lanjut, Rudy Mas’ud juga mengingatkan seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, agar segera mengembalikan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa yang sebelumnya telah dibayarkan lebih dahulu oleh mahasiswa penerima bantuan.
Adapun lima kampus dengan penerima bantuan terbesar yakni Universitas Mulawarman dengan 12.938 mahasiswa dan alokasi anggaran sebesar Rp61,1 miliar.
Kemudian Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur sebanyak 7.713 mahasiswa dengan alokasi Rp39 miliar.
Selanjutnya Politeknik Negeri Samarinda dengan 3.655 mahasiswa dan alokasi Rp13,9 miliar.
Institut Teknologi Kalimantan tercatat menerima bantuan untuk 3.572 mahasiswa dengan alokasi Rp12,4 miliar.
Sementara Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur menerima bantuan bagi 2.014 mahasiswa dengan total anggaran Rp10,8 miliar.
Di sisi lain, kampus dengan penerima bantuan paling sedikit adalah Politeknik Sendawar dengan 57 mahasiswa dan alokasi anggaran sebesar Rp201 juta. (Adv)


