Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Anak Tujuh Tahun yang Dilaporkan Hilang di Sangatta Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Dalami Dugaan Pidana

Antusias aparat kepolisian dan warga Kutim saat mengangkat mayat anak yang didapatkan di kawasan belakang Masjid Agung Al-Faruq. (Foto: Istimewa)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Anak Tujuh Tahun yang Dilaporkan Hilang di Sangatta Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Dalami Dugaan Pidana

    PusaranMedia.com

    Antusias aparat kepolisian dan warga Kutim saat mengangkat mayat anak yang didapatkan di kawasan belakang Masjid Agung Al-Faruq. (Foto: Istimewa)

    Anak Tujuh Tahun yang Dilaporkan Hilang di Sangatta Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Dalami Dugaan Pidana

    Antusias aparat kepolisian dan warga Kutim saat mengangkat mayat anak yang didapatkan di kawasan belakang Masjid Agung Al-Faruq. (Foto: Istimewa)

    Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

    SANGATTA – Seorang anak berusia tujuh tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 1 Juni 2026, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan belakang Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Rabu (3/6/2026) siang.

    Jenazah korban ditemukan di sebuah parit dengan kondisi telah membengkak dan membiru. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian yang selama beberapa hari terakhir menjadi perhatian masyarakat Kutim.

    Peristiwa ini memicu berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan penculikan maupun motif tertentu di balik hilangnya korban.

    Namun hingga saat ini, seluruh informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh pihak kepolisian.

    Kasi Humas Polres Kutim, AIPTU Wahyu menegaskan bahwa penyidik masih bekerja mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

    “Masih didalami, nanti akan kita release jika sudah terang kejadian ini. Sabar ya rekan-rekan, nanti jika sudah terang kasus akan kita release,” ujar Wahyu.

    Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, seorang terduga pelaku telah diamankan di Bandara Balikpapan.

    Selain itu, muncul pula dugaan bahwa peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan pribadi antara terduga pelaku dan keluarga korban. 

    Namun demikian, informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
    Polres Kutim mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. 

    Masyarakat diminta menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum.

    Kabar meninggalnya korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat Kutim yang sebelumnya berharap korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

    Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban serta mendalami berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.