Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Penajam Paser Utara (PPU) berencana menanam 1.000 bibit mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Penajam.
Kasat Polairud Polres PPU, AKP Abiyantoro mengatakan, rencana penanaman 1.000 bibit bakau sebagai salah satu upaya yang dilakukan kepolisian dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove serta mencegah abrasi di Benuo Taka.
Penanaman bibit mangrove akan dilaksanakan secara bertahap yakni di Pantai Nipah-Nipah, Kelurahan Nipah-Nipah akan dilaksanakan pada 12 Juni 2026, Pantai Amal Penajam di Kelurahan Nenang pada 19 Juni, pesisir Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Tanjung Tengah pada 26 Juni.
“Aksis penanaman 1.000 bibit mangrove merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara,” kata Abiyantoro, Jumat (5/6/2026).
Abiyantoro mengungkapkan, dalam aksi penanaman 1.000 bibit mangrove akan melibatkan 131 persone Polres PPU. Selain itu, juga akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU, Dinas Pertanian (Distan) PPU dan masyarakat.
“Penanaman mangrove akan melibatkan ratusan personel Polres serta instansi terkait di lingkungan Pemkab PPU,” terangnya.
Abiyantoro berharap, aksi penanaman 1.000 pohon mangrove di pesisir Kecamatan Penajam dapat memberikan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan wilayah pesisir.
“Selain itu, juga akan memperkuat sinergitas antara Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam melestarikan keberadaan hutan mangrove di PPU,” pungkasnya.

