Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan
NUNUKAN – Kesadaran masyarakat Kabupaten Nunukan dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan terus menunjukkan peningkatan. Hal tersebut tercermin dari tingginya jumlah layanan yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan sepanjang Mei 2026.
Berdasarkan data layanan bulanan yang dirilis Disdukcapil Nunukan, sebanyak ribuan dokumen kependudukan berhasil diterbitkan selama periode tersebut. Pencetakan Kartu Keluarga (KK) menjadi layanan yang paling banyak diakses masyarakat dengan jumlah 1.780 dokumen, disusul pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) sebanyak 1.706 dokumen dan penerbitan akta kelahiran sebanyak 801 dokumen.
Kepala Disdukcapil Nunukan, Agustinus Palentek, mengatakan tingginya angka pelayanan tersebut menunjukkan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan sebagai syarat dasar dalam memperoleh berbagai layanan publik.
“Dokumen kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara. Kami bersyukur kesadaran masyarakat Nunukan terus meningkat untuk memiliki dokumen yang lengkap dan valid sehingga dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan pelayanan publik,” kata Agustinus.
Selain layanan pencetakan dokumen, Disdukcapil Nunukan juga mencatat pelaksanaan perekaman KTP-el sebanyak 435 kali, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 99 dokumen, serta 98 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Menurut Agustinus, transformasi layanan berbasis digital terus menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kemudahan akses pelayanan administrasi kependudukan. Karena itu, pihaknya terus mengajak masyarakat untuk mengaktifkan IKD sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan layanan digital.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital karena ke depan berbagai layanan administrasi akan semakin terintegrasi secara digital. Langkah ini akan memberikan kemudahan dan efisiensi dalam mengakses pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu, pada bidang pencatatan sipil, Disdukcapil Nunukan menerbitkan 801 akta kelahiran, 70 akta kematian, dan 30 akta perkawinan selama Mei 2026. Selain itu, terdapat dua layanan pengesahan anak serta tiga kegiatan jemput bola melalui program SIGAP yang dilaksanakan untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses pelayanan.
Agustinus menjelaskan bahwa akta kelahiran masih menjadi dokumen yang paling banyak diurus masyarakat karena berfungsi sebagai identitas hukum pertama bagi setiap warga negara.
“Akta kelahiran menjadi dasar berbagai layanan penting, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar segera mengurus akta kelahiran anak sejak usia dini,” jelasnya.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Disdukcapil Nunukan terus mengembangkan berbagai inovasi, termasuk layanan jemput bola yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat pelayanan.
Agustinus menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya berorientasi pada penerbitan dokumen, tetapi juga memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak administrasinya secara mudah, cepat, dan tanpa diskriminasi.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan mudah dijangkau. Prinsip kami adalah memastikan setiap warga Kabupaten Nunukan memperoleh hak administrasi kependudukannya dengan baik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera memperbarui dokumen kependudukan apabila terjadi perubahan data, seperti perpindahan domisili, perubahan status perkawinan, maupun penambahan anggota keluarga.
Menurutnya, validitas data kependudukan memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari perencanaan pembangunan, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penyaluran bantuan sosial.
“Data kependudukan yang akurat menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keakuratan dan validitas data kependudukan yang dimiliki,” pungkasnya.

