Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Kapolresta Balikpapan Bekukan Sementara Kegiatan PSHT Usai Keributan di Padepokan

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Kapolresta Balikpapan Bekukan Sementara Kegiatan PSHT Usai Keributan di Padepokan

    PusaranMedia.com

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

    Kapolresta Balikpapan Bekukan Sementara Kegiatan PSHT Usai Keributan di Padepokan

    Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

    BALIKPAPAN - Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef mengultimatum seluruh kegiatan organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kota Balikpapan untuk dibekukan sementara.

    Keputusan ini menyusul keributan yang terjadi di Padepokan PSHT, Jalan Wonorejo Puncak, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara pada Sabtu (13/6/2026) malam.

    Langkah tersebut diambil sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pasca-insiden yang melibatkan dua kubu dalam organisasi pencak silat tersebut.

    Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef mengatakan penghentian sementara seluruh aktivitas PSHT di Balikpapan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gesekan lanjutan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Kota Balikpapan.

    "Kebijakan ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi gesekan maupun konvoi yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah," ucap Kombes Pol Jerrold, Jumat (19/6/2026).

    Ia menegaskan, Polresta Balikpapan tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan yang berpotensi memicu konflik maupun keresahan di tengah masyarakat.

    Polresta Balikpapan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para anggota dan pengurus organisasi kemasyarakatan, untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan damai demi kepentingan bersama.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan tersebut diduga dipicu konflik internal yang terjadi antara PSHT Cabang Balikpapan dan PSHT Balikpapan (JJ08).

    PSHT Cabang Balikpapan diketahui berada di bawah kepemimpinan Moerdjoko HW dan kelompok JJ08 yang masih berafiliasi dengan kepengurusan Muhammad Taufiq.

    Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut guna memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya konflik susulan.