Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) rutin melakukan identifikasi pohon rawan tumbang untuk mencegah risiko bencana alam yang dapat berdampak ke masyarakat.
Kepala BPBD PPU, Nurlaila mengatakan melakukan identifikasi pohon rawan tumbang yang ada di pinggir jalan di RT 13, Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, PPU, Sabtu (20/6/2026).
Hasil identifikasi tersebut, ditemukan dua pohon rawan tumbang. Kedua pohon berukuran besar ini rencananya akan ditebang oleh BPBD dalam waktu dekat.
Sebab, kedua pohon tersebut berisiko menimpa rumah warga hingga pengguna jalan.
“Hari ini kami melakukan pengecekan pohon rawan tumbang di Kelurahan Sotek. Pengecekan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini atas risiko bencana pohon tumbang karena posisi pohon berada di dekat jalan dan rumah warga,” kata Nurlaila.
Sebelum dilakukan penebangan, BPBD terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) PPU, PLN dan Telkom.
Alasannya, kedua pohon yang akan ditebang tersebut berisiko berdampak terhadap rumah warga, serta jaringan listrik PLN dan jaringan Telkom.
“BPBD akan koordinasi lebih lanjut terlebih dahulu ke Dinas Perkim, PLN dan Telkom, mengingat kondisi lapangan cukup rumit sehingga membutuhkan persiapan matang sebelum dilakukan penebangan untuk meminimalisir risiko,” pungkasnya.

