Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Warga Paser Sampaikan Keprihatinan Atas Kenaikan dan Kelangkaan BBM

Aksi Pencerdasan yang dilakukan Aliansi Masyarakat Sipil Paser sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan pemerintah yang membuat rakyat kecil semakin terpuruk. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Video

    Warga Paser Sampaikan Keprihatinan Atas Kenaikan dan Kelangkaan BBM

    PusaranMedia.com

    Aksi Pencerdasan yang dilakukan Aliansi Masyarakat Sipil Paser sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan pemerintah yang membuat rakyat kecil semakin terpuruk. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

    Warga Paser Sampaikan Keprihatinan Atas Kenaikan dan Kelangkaan BBM

    Aksi Pencerdasan yang dilakukan Aliansi Masyarakat Sipil Paser sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan pemerintah yang membuat rakyat kecil semakin terpuruk. (Foto : Luthfi/Pusaranmedia.com)

    Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin 

    TANA PASER - Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Kabupaten Paser melakukan aksi damai di depan tugu I Love Paser, kawasan Taman Siring Kandilo, Kecamatan Tanah Grogot. 

    Aksi ini untuk menyuarakan jeritan rakyat kecil dan keprihatinan mendalam atas berbagai persoalan kebangsaan dan daerah yang semakin dirasakan dampaknya oleh masyarakat, yakni melemahnya nilai tukar rupiah dan tata kelola sejumlah program pemerintah yang dinilai bermasalah.

    Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang carut marut hingga menjerat sejumlah petingginya dan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dinilai belum memiliki kejelasan sistem tata kelola.

    Kemudian kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara signifikan serta kelangkaan BBM subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Paser yang memicu antrean panjang kendaraan menjadi persoalan yang paling dirasakan masyarakat di daerah. 

    “Berbagai persoalan tersebut merupakan rangkaian masalah yang tidak dapat dipandang secara terpisah,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Masyarakat Sipil Paser, Yarahman.

    Kondisi tersebut telah menimbulkan dampak ekonomi dan sosial yang luas, terutama bagi pedagang, pengemudi, pekerja sektor informal, petani, nelayan dan masyarakat kecil yang kehidupannya sangat bergantung pada stabilitas harga serta ketersediaan energi.

    Di tengah situasi tersebut, masyarakat berhak menyampaikan kritik, aspirasi dan pandangannya terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat

    Sebagai bagian dari masyarakat sipil, kami meyakini bahwa partisipasi publik merupakan unsur penting dalam kehidupan demokrasi. Aliansi Masyarakat Sipil Paser menginisiasi Aksi Pencerdasan bertajuk Long March “Gerakan Masyarakat Sipil”.

    Sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara terbuka, damai, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pencerdasan publik sekaligus sarana untuk menyuarakan berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat. 

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal kebijakan publik, memperkuat solidaritas sosial dan mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat,” tutur Rahman.

    Aliansi Masyarakat Sipil Paser menyatakan sikap, meminta pemerintah pusat menstabilkan harga BBM. Meminta pemerintah daerah mendistribusikan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar di SPBU yang berada di Paser.

    Selanjutnya, meminta pemerintah daerah mengatur regulasi harga pangan atas dampak kenaikan harga BBM, serta meminta pemerintah daerah menertibkan dan meregulasikan sistem pembelian bahan bakar di SPBU di Paser.