Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA – Kerja sama internasional antara Kota Samarinda dan Kota Yekaterinburg, Rusia, resmi memasuki tahap awal. Kedua daerah menandatangani Letter of Intent (LOI) sebagai komitmen awal untuk membangun kemitraan di lima bidang strategis, mulai dari industri hingga pariwisata.
Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Idfi Septiani, mengatakan inisiasi kerja sama tersebut bermula dari surat permohonan sister city yang dikirim Yekaterinburg kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pemkot Samarinda.
"Kemudian Pemprov Kaltim meneruskan kepada kami untuk dijajaki, lalu kami laporkan kepada Pak Wali Kota dan diperintahkan untuk menindaklanjutinya," kata Idfi, Kamis (9/7/2026).
Selama kurang lebih dua bulan terakhir, Pemkot Samarinda melakukan komunikasi intensif dengan Yekaterinburg. Proses tersebut juga mendapat pendampingan dari Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sesuai ketentuan dalam Permendagri Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Pemerintah Daerah di Luar Negeri.
Hasil komunikasi itu akhirnya mengerucut pada lima bidang strategis yang akan dikerjasamakan. Adapun lima bidang yang menjadi fokus kerja sama meliputi industri dan perdagangan, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), tata kelola pemerintahan, pengelolaan lingkungan, serta sosial budaya dan pariwisata.
"Hari ini kami menandatangani LOI secara daring bersama Kota Yekaterinburg," katanya.
Idfi menjelaskan, LOI merupakan komitmen awal sebelum kedua belah pihak menyusun dokumen kerja sama tersebut, diselesaikan paling lambat satu tahun setelah penandatanganan LOI.
Nantinya, di dalam dokumen tersebut akan dituangkan action plan atau rencana aksi yang memuat program-program konkret, jadwal pelaksanaan, pembiayaan, hingga target output dan outcome.
Menurut Idfi, terdapat sejumlah kesamaan antara Samarinda dan Yekaterinburg yang menjadi dasar penjajakan kerja sama tersebut. Keduanya sama-sama berstatus ibu kota provinsi dan memiliki jumlah penduduk yang relatif sebanding.
Selain itu, Yekaterinburg dikenal sebagai kota industri dengan keunggulan di sektor manufaktur alat berat dan mesin. Pemkot juga telah mengembangkan industri kendaraan listrik yang dinilai berpotensi membuka peluang kolaborasi.
Hal itu menjadi salah satu hal yang akan dibahas lebih lanjut, apa yang bisa diselaraskan dan disinergikan dengan Kota Samarinda.
Ia berharap kerja sama ini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda, mulai dari peningkatan kualitas tenaga kerja hingga perluasan pasar bagi produk dan pelaku usaha lokal.
"Tujuan akhirnya tentu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda," pungkasnya.

