Reporter: Nur Hidayah | Editor: Buniyamin
TANJUNG REDEB – Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp110 miliar untuk Kabupaten Berau dipastikan akan dikucurkan tahun ini.
Namun, nominal tersebut dinilai masih belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pembangunan, terutama sektor infrastruktur.
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji, menegaskan Pemerintah Kabupaten Berau tidak boleh hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah provinsi. Menurutnya, daerah harus lebih aktif mencari tambahan pendanaan dari pemerintah pusat agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat.
Ia mengatakan Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran Rp110 miliar melalui skema bantuan keuangan untuk mendukung berbagai pekerjaan infrastruktur di Berau.
Meski demikian, kebutuhan pembangunan yang masih besar membuat pemerintah daerah perlu melakukan langkah lanjutan. “Saya telah berkomunikasi langsung dengan Bupati Berau agar segera melakukan koordinasi dan lobi ke kementerian di Jakarta,” ucapnya saat berkunjung ke Berau, beberapa waktu lalu.
Langkah tersebut dinilai penting agar Berau memperoleh tambahan anggaran dari pemerintah pusat untuk mendukung proyek-proyek prioritas.
Menurutnya, strategi “jemput bola” menjadi salah satu kunci agar peluang memperoleh dana pusat semakin besar. Tambahan anggaran itu nantinya diharapkan dapat difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Selain mengejar dukungan dari pemerintah pusat, Seno juga mengingatkan pentingnya memperkuat kemampuan fiskal daerah.
“Saya harap Pemkab Berau tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah provinsi maupun pusat, tetapi juga mulai menggali sumber-sumber pendapatan baru yang berpotensi meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.
Upaya tersebut, kata dia, menjadi bagian dari strategi jangka panjang agar pembangunan di Kabupaten Berau tidak hanya bergantung pada transfer anggaran dari pemerintah di tingkat atas.
Dengan pendapatan daerah yang lebih kuat, berbagai program pembangunan diyakini dapat berjalan lebih berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

