Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

BMKG Balikpapan Siapkan Teknologi Peringatan Dini Gempa untuk Lindungi Objek Vital

Kilang Balikpapan menjadi salah satu objek vital yang bakal dipasang sistem peringatan dini gempa otomatis. (Foto: PT KPB)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    BMKG Balikpapan Siapkan Teknologi Peringatan Dini Gempa untuk Lindungi Objek Vital

    PusaranMedia.com

    Kilang Balikpapan menjadi salah satu objek vital yang bakal dipasang sistem peringatan dini gempa otomatis. (Foto: PT KPB)

    BMKG Balikpapan Siapkan Teknologi Peringatan Dini Gempa untuk Lindungi Objek Vital

    Kilang Balikpapan menjadi salah satu objek vital yang bakal dipasang sistem peringatan dini gempa otomatis. (Foto: PT KPB)

    Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

    BALIKPAPAN - Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan menegaskan komitmennya memperkuat layanan informasi kebencanaan melalui pemanfaatan teknologi.

    Ini disampaikan untuk memperingati Hari Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (HMKG) ke-79 pada 21 Juli 2026.

    Salah satu inovasi yang tengah disiapkan adalah sistem Early Warning System (EWS) gempa bumi yang mampu menghentikan secara otomatis operasional objek vital sebelum guncangan kuat terjadi.

    Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid mengatakan pengembangan sistem tersebut menjadi langkah penting dalam meminimalkan dampak bencana, terutama di daerah yang memiliki banyak objek vital seperti Balikpapan.

    "Saat ini sistem Early Warning System gempa bumi masih dalam tahap uji coba di beberapa wilayah di Jawa dan Sumatera. Nantinya, begitu gelombang awal gempa terdeteksi, sistem akan memberikan waktu beberapa detik sebelum gelombang yang merusak datang sehingga fasilitas vital dapat shutdown secara otomatis," ucap Rasmid, Senin (21/7/2026).

    Menurutnya, mekanisme tersebut akan diterapkan pada berbagai Objek Vital Nasional, seperti kilang minyak, jaringan gas, pembangkit listrik, hingga fasilitas energi lainnya. 

    Dengan begitu, risiko kebakaran, kebocoran gas, maupun gangguan kelistrikan akibat gempa dapat ditekan seminimal mungkin.

    "Balikpapan tentu menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan karena memiliki kilang minyak yang sangat strategis. Sistem ini akan dipasang di seluruh Indonesia untuk meningkatkan keselamatan pekerja maupun masyarakat," katanya.

    Selain memperkuat sistem peringatan dini, BMKG juga terus mendukung pembangunan di Kalimantan Timur (Kaltim) melalui penyediaan data geofisika. 

    Informasi mengenai aktivitas sesar dan kondisi geologi menjadi acuan dalam perencanaan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan tol, jembatan, hingga fasilitas pendukung Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Rasmid menjelaskan, setiap pembangunan infrastruktur harus mempertimbangkan kondisi tektonik agar tidak berada di atas jalur sesar aktif yang berpotensi menimbulkan risiko ketika terjadi gempa bumi.

    "Dalam pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol dan gedung-gedung vital, kami memberikan data aktivitas tektonik sehingga pembangunan dapat menghindari jalur sesar aktif. Tujuannya agar infrastruktur lebih aman dan risiko kerusakan akibat gempa dapat diminimalkan," jelasnya.

    Tak hanya di bidang geofisika, BMKG juga berperan mendukung sektor ekonomi melalui layanan meteorologi dan klimatologi. 

    Informasi cuaca, tinggi gelombang, musim tanam, hingga potensi kebakaran hutan dimanfaatkan oleh nelayan, petani, pemerintah daerah, maupun pelaku usaha dalam mengambil keputusan.

    BMKG juga rutin menggelar berbagai program edukasi kepada masyarakat, seperti Sekolah Lapang Iklim bagi petani, Sekolah Lapang Nelayan, serta Sekolah Lapang Gempa Bumi yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

    Pada peringatan HMKG ke-79, Rasmid berharap seluruh produk informasi yang dihasilkan BMKG dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.

    "Harapan kami, data yang dihasilkan BMKG, baik meteorologi, klimatologi, maupun geofisika, benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pulau Kalimantan. Kami juga berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat agar informasi yang kami sampaikan mampu meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah," pungkasnya.