Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan
BONTANG - Pemerintah Kota Bontang mempercepat berbagai persiapan pembangunan Sekolah Rakyat dengan menuntaskan sejumlah tahapan penting yang masih menjadi pekerjaan rumah.
Mulai dari proses perizinan, pendataan calon peserta didik, hingga kesiapan anggaran menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris.
Dalam rapat tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dasuki, Kepala Dinas Sosial Ahmad Yani, serta jajaran perangkat daerah terkait itu membahas perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis pemerintah.
Agus Haris menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus mempercepat penyelesaian tugas sesuai kewenangan masing-masing agar pelaksanaan program tidak mengalami keterlambatan.
"Seluruh perangkat daerah harus bekerja secara sinergis dan mempercepat penyelesaian setiap tahapan sesuai kewenangannya. Jangan sampai ada kendala administrasi maupun teknis yang menghambat pembangunan Sekolah Rakyat," tegas Agus Haris, Jumat (24/7/2026).
Ia mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar seluruh proses, mulai dari perizinan, pendataan calon peserta didik, hingga kesiapan anggaran dapat diselesaikan sesuai target.
"Kita ingin seluruh persiapan selesai tepat waktu sehingga program ini dapat segera berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Selain mengevaluasi progres yang telah berjalan, rapat juga menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi. Setiap kendala dibahas bersama guna merumuskan langkah percepatan penyelesaian pada masing-masing tahapan pembangunan.
Pemerintah Kota Bontang berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat terlaksana sesuai jadwal sehingga mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bontang.
"Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang harus kita kawal bersama. Dengan kolaborasi seluruh OPD, kami optimistis program ini dapat direalisasikan sesuai target," tutup Agus Haris.

