Reporter: Anas Abdul Kadir | Editor: Supiansyah
TANA PASER - Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan mampu kirimkan hasil perikanan sebanyak 10 ton setiap kali pengiriman ke beberapa provinsi di Indonesia.
Kepala Desa Lori, Sudarmono menyebutkan tujuan pengiriman yakni Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Namun bukan hanya sebagai penyuplai ke luar provinsi, ian tersebut juga dikirimkan ke Balikpapan, Samarinda dan Pasar Induk Payembolum Senaken.
Di antaranya, ikan hasil tangkapan nelayan, ikan tambak, udang, dan kepiting.
"Ikan tambak di sini seperti bandeng. Kalau udang tiger dikirimkan ke luar negeri. Namun saya kurang tau pasti ke negara mana udang tersebut dikirim. Saya hanya dapat informasi dari para pengepul," kata Kepala Desa Lori, Sudarmono, Jumat (8/10/2021).
Lori merupakan daerah pengepul hasil perikanan dari berbagai desa sekitar Kecamatan Tanjung Harapan. Seperti Desa Selengot, Labuang Kallo, dan Tanjung Aru.
Meski sebagai tempat pengumpulan ikan dari berbagai desa di sana. Desa Lori, kata dia, tidak mendapatkan hasil secara langsung dari hasil penjualan ikan tersebut.
"Desa tidak mendapatkan hasil langsung. Namun dampak ekonomi warga sangat berpengaruh. Seperti halnya warganya juga sebagai salah satu pengepul. Dan juga warga kita dapat berjualan makanan di area tersebut," tutur Sudarmono.
Mengingat Lori merupakan daerah pesisir jadi sekitar 90 persen warga adalah nelayan. 60 persen nelayan laut dan 30 persen nelayan tambak.
Disebutkan Sudarmono jumlah penduduk di sana ialah 2617 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga 627.
"Jadi 90 persen merupakan nelayan. Sisanya campur baik PNS maupun pekebun," tutupnya.

