Reporter: Anas Abdul Kadir | Editor: Supiansyah
TANA PASER -Setelah tiga hari pencarian pelajar berinisial M (14) yang tenggelam di Bendungan Sungai Setiu, Desa Sungai Terik, Kecamatan Batu Sopang pada Jumat (5/11/2021) lalu berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Korban berhasil ditemukan seorang pemancing dengan radius sekira lima kilometer dari lokasi kejadian pada Minggu (7/11/2021) sekira pukul 8.50 WITA pagi tadi dengan kondisi terapung.
"Korban ditemukan warga, yang sedang memeriksa pancing. Pertama kali kelihatan pantatnya. Setelah didekati dan dipastikan bahwa yang terlihat itu benar-benar korban, saksi langsung berteriak memanggil tim gabungan yang tidak jauh dari tempat di temukan mayat korban," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daera (BPBD) Paser Salman, Minggu (7/11/2021) melalui sambungan telepon.
Selanjutnya, tim langsung medatangi tempat penemuan dan mengevakuasi korban dan di bawa ke Puskesmas untuk divisum. Kemudian diserahkan kekeluarga untuk prosesi selanjutnya.
Dijelaskan Salman, pencarian korban selama tiga hari sejak Jumat (5/11/2021) malam. Tim melakukan penyusuran sungai dari hulu ke hilir dengan jarak sekitar 7 Km.
"Untuk memudahkan pencarian. Tim menggunakan Sonar pendeteksi Infrared di sekitar TKP dan juga menerjunkan penyelaman atau tim Scuba dari BPBD Paser dan PT Kideco Jaya Agung," kata Salman.
Pencarian korban tersebut BPDB Paser dibantu TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan Batu Sopang, Damkar, Pemdes Sungai Terik dan Batu Kajang, Tim Rescue dari PT Kideco Jaya Agung, PT Sims, PT Pamapersada Nusantara, PT Petrosea, PT Iwaco dan juga Tagana Batu Sopang serta masyarakat sekitar.

