Reporter : Seno | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB - Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Sadiah menyebut ada beberapa catatan bagi Pemerintah Kabupaten Berau terkait penggaran Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (APBD).
Ia mengatakan dalam penganggaran, terutama untuk kampung-kampung harusnya ada profesionalitas.
Syariful mengingatkan jangan sampai ada kampung yang tidak mendapatkan kucuran anggaran.
"Jangan sampai ada di satu kampung yang tidak mendapat kucuran anggaran," ujar Syarifatul pada Kamis (24/2/2022).
Untuk itu, ia meminta dalam setiap pertemuan terutama dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang saat ini tengah berlangsung di beberapa wilayah untuk dicatat. Hal itu agar kedepan di saat menyusun anggaran bisa dijadikan bahan pertimbangan.
"Saat kita musrenbang begini tolong dicatat dengan baik apa saja masukan yang disampaikan," ujarnya. "Jadi nanti untuk kegiatan melibatkan anggaran besar kan itu bisa dari pemda, kalau untuk anggaran kecil bisa dengan PL-PL maupun Aspirasi dewan," sambungnya.
Lanjut, dirinya juga meminta kepada Pemkab Berau dapat segera menyelesaikan permasalahan lahan yang masuk di Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK). Semisal yang terjadi di Segah, masyarakat kesulitan dalam menjalankan aktifitasnya karena dihantui kebingungan tentang batas lahan yang di garapnya.
"Karena walaupun ini prosesnya panjang, kalau kita tidak mulai sekarang kapan lagi, jadi selagi masih ada diutarakan di Musrenbang ini, coba kita tindak lanjuti kembali, harapan kami seperti itu," pungkasnya.

