Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Nikmati Libur Akhir Pekan ke Pantai Panrita Lopi 

Ilustrasi (Foto: istimewa)

BERITA TERKAIT

    Lifestyle

    Nikmati Libur Akhir Pekan ke Pantai Panrita Lopi 

    PusaranMedia.com

    Ilustrasi (Foto: istimewa)

    Nikmati Libur Akhir Pekan ke Pantai Panrita Lopi 

    Ilustrasi (Foto: istimewa)

    Reporter: Lodya Astagina | Editor: Supiansyah 

    TENGGARONG - Salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi jika ke Muara Muara Badak adalah Pantai Panrita Lopi. 

    Pengelola Panrita Lopi Ahmad menyebutkan, pantai tersebut dibangun sejak 2016, bersamaan dengan beberapa pantai yang ada di Pulau Pengempang. Pantai Panrita Lopi terletak di antara Kota Samarinda dan Bontang. Pengunjung bisa menempuh jalur darat untuk bisa menuju ke pantai tersebut. 

    "Dibangun tahun 2016 oleh teman-teman Komunitas," jelasnya, Sabtu (9/1/2021). 

    Di awal pembangunan, ia bersama kawan-kawan komunitas ingin menyampaikan kepada publik, adanya potensi di Muara Badak yang dapat dikembangkan, dan itu sudah dapat dirasakan sekarang. 

    Jarak tempuh dari Kota Tenggarong ke Panrita Lopi membutuhkan waktu kurang lebih 2 sampai 2,5 jam dengan akses jalan yang sudah mulus dan beraspal. 

    Setelah sampai di pelabuhan Pantai Panrita Lopi, pengunjung harus menyeberang menggunakan kapal penyeberangan sekitar 10 menit. Selain itu, berbagai fasilitas telah disediakan untuk memanjakan pengunjung. Muali dari spot selfie, lapangan volli pantai, gazebo, panggung, air bersih, listrik, dan fasilitas penunjang lainnya. 

    "Semuanya gratis dan tidak ada biaya lagi yang dikeluarkan jika fasilitas tersebut di bangun oleh Pantai Panrita Lopi," kata Daeng Lompo sapaan akrabnya. 

    Pantai Panrita Lopi juga dapat menjadi tempat camping dengan suasana pantai dan kawasan yang asri dengan pohon cemara yang ada, dengan disediakannya penyewaan tenda dan hamuk. 

    Pengunjung hanya perlu merogoh kocek tiket masuk sebesar Rp20 ribu, biaya penyeberangan Rp15 ribu per orang pulang pergi, tambah Rp5 ribu jika ingin bermalam, parkir motor Rp5 ribu dan mobil Rp10 ribu. 

    Sejak berdiri hingga saat ini, kurang lebih sudah ada 100 pelaku usaha yang tergabung dari pedagang, kapal penyeberangan, penyewaan hamuk, tenda camping dan lainnya. 

    Ia sangat berharap, pemerintah dapat memberikan perhatian lebih agar dapat membantu meningkatkan sumber daya manusia yang dapat mengelola pantai. Pihaknya pun mengaku, akan terus berupaya melakukan pembangunan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.