Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Hari Pertama Batas Negara Tawau - Nunukan Dibuka, Pelabuhan Tunon Taka Masih Sepi tak Ada Aktivitas 

Tampak loket Kantor Imigrasi yang terkunci tanpa adanyanya pelayanan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

Tidak itu saja, bagi PPLN yang telah menerima dosis lengkap (plus booster) tidak akan dikenakkan masa karantina. Sementara yang menerima dosis II dan I jenis Sinovac harus melalui karantina dan biaya karantina ditanggung PPLN. 

"Saat tiba menjalani RT Antigen, jika sudah booster langsung beraktivitas tanpa karantina. Yang menjadi masalah itu asuransi. Karena nilainya besar. RM25 ribu ringgit dan syarat pembelian tiket harus ada asuransi itu," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Utara

    Hari Pertama Batas Negara Tawau - Nunukan Dibuka, Pelabuhan Tunon Taka Masih Sepi tak Ada Aktivitas 

    PusaranMedia.com

    Tampak loket Kantor Imigrasi yang terkunci tanpa adanyanya pelayanan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

    Tidak itu saja, bagi PPLN yang telah menerima dosis lengkap (plus booster) tidak akan dikenakkan masa karantina. Sementara yang menerima dosis II dan I jenis Sinovac harus melalui karantina dan biaya karantina ditanggung PPLN. 

    "Saat tiba menjalani RT Antigen, jika sudah booster langsung beraktivitas tanpa karantina. Yang menjadi masalah itu asuransi. Karena nilainya besar. RM25 ribu ringgit dan syarat pembelian tiket harus ada asuransi itu," pungkasnya.

    Hari Pertama Batas Negara Tawau - Nunukan Dibuka, Pelabuhan Tunon Taka Masih Sepi tak Ada Aktivitas 

    Tampak loket Kantor Imigrasi yang terkunci tanpa adanyanya pelayanan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

    Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan 

    NUNUKAN - Secara resmi  mulai Jumat (1/4/2022) ini, Pemerintah Malaysia telah membuka pintu masuk bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) khususnya via Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan. 

    Namun, di hari yang dinanti-nanti oleh masyarakat Nunukan ini justru tak menunjukkan adanya aktivitas arus padat penumpang yang ingin berkunjung ke Tawau, Malaysia. Bahkan, loket pembelian tiket yang melayani penyebarangan Nunukan - Tawau itu tampak masih tutup. 

    Tidak hanya itu, loket Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tunon Taka pun tutup tanpa pelayanan. Petugas Imigrasi yang ditemui pusaranmedia.com pun mengaku, jika hari ini tidak akan ada aktivitas pelayanan mengingat tidak adanya PPLN yang akan berpergian. 

    "Tutup mas, harusnya sih kalau normal ini sudah pasti banyak penumpang yang ingin cap keluar. Tapi ini kosong sama sekali," ujar  Petugas Imigrasi di TPI Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Misrani. 

    Sepinya aktivitas di hari pertama terbukanya pintu Tawau ini, ditengarai ruwetnya sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku perjalanan, pemohon harus memiliki aplikasi MySejaterah atau sejenis aplikasi PeduliLindungi di Indonesia, selanjutnya hasil tes Rapit Test PCR dua hari sebelum pemberangkatan, asuransi perjalanan Covid-19.Saat tiba ditujuan akan dilakukan pemeriksaan RT Antigen. 

    Untuk asuransi perjalanan Covid sendiri, seperti disampaikan Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, disebutkan nilai asuransi yang harus disiapkan sekira RM25 ribu atau setara Rp75 juta jika  nilai kurs 1 ringgit senilai Rp3.500. 

    "Karena persyaratan asuransi ini kita pastikan sangat berat dipenuhi, mengingat warga kita yang bepergian itu terkadang hanya pulang pergi saja, jarang yang sampai harus berhari-hari disana," jelas Laura. 

     

    Tidak itu saja, bagi PPLN yang telah menerima dosis lengkap (plus booster) tidak akan dikenakkan masa karantina. Sementara yang menerima dosis II dan I jenis Sinovac harus melalui karantina dan biaya karantina ditanggung PPLN. 

    "Saat tiba menjalani RT Antigen, jika sudah booster langsung beraktivitas tanpa karantina. Yang menjadi masalah itu asuransi. Karena nilainya besar. RM25 ribu ringgit dan syarat pembelian tiket harus ada asuransi itu," pungkasnya.